
Sahabat perlu kau tahu…….
Ketika orang-orang ramai meneriakiku pengkhianat, aku dengan bangga menyebutnya pengorbanan nyawaku….
Ketika orang-orang dengan semarak melihatku dengan belas kasihan mereka, aku dengan ceria membusungkan dada dan berkata, “ aku telah melakukan apa yang sepantasnya aku lakukan.”………..
Dan ketika satu demi satu orang-orang meninggalkanku dalam kekhawatiran, aku tersenyum merasakan indahnya berada dalam sebuah proses……….
Dalam kekosongan dimensi, aku merenungkan apa yang selama ini dianggap orang lain atas eksistensiku……….
Sebelum jiwaku mengajariku, cinta bagiku bagaikan biduk diantara dua karang besar. Bahkan dalam kerendahanku, cinta telah menjadi lingkaran keramat……..
Jiwaku mendidikku untuk berkata, “ aku telah siap” dan aku menjadi bagian hidup lingakaran keramat yang akupun tak tahu awal dan akhirnya…..
Dan kembali, ku dengar mereka meneriakiku penngkhianat. Dan sekali lagi pula aku dengan bangganya menyebutnya pengorbanan batinku, yang kali pertama menjadi keputusanku…….
Karena jiwaku sedang membawa ku dalam evolusi kedewasaaan……
No comments:
Post a Comment
berkomentarlah dengan baik dan benar..en nggak mnyimpang dari norma_norma yang ada..